Perawatan taman terbuka hijau

Taman yang merupakan media penunjang indeks kebahagiaan masyarakat, mempunyai peran aktif di era modern sekarang ini. Pembangunan yang mulai merambah ke desa-desa, harus pula menyertakan taman untuk diadakan. Masyarakat desa pun pada umumnya membutuhkan media bagi mereka melepas penat dan berlibur ala kadarnya. Konsep mengenai Taman Desa merupakan pemikiran inovatif guna menjembatani kebutuhan masyarakat desa akan taman. Anak-anak akan aman bermain di taman bukan di jalanan, orang-orang akan nyaman mengobrol di taman bukan di jalanan atau di jembatan, serta indeks kebahagiaan pun akan stabil bahkan meningkat.


Dewasa ini perkembangan yang pesat telah dilakukan oleh pemerintah untuk membangun desa-desa di Indonesia. Menyetarakan satu desa dengan desa lainnya guna memberikan masyarakat sebuah pelayanan yang sama antara satu desa dengan desa lainnya.

Dalam hal ini, keindahan dan kebersihan desa menjadi subjek utama pemerintah desa untuk merubah desanya menjadi desa layak huni. Pembangunan taman menjadi salah satu caranya.

Taman yang merupakan bagian dari ruang terbuka publik, memberikan area hijau serta kondisi lingkungan yang mampu mententramkan hati pengunjungnya. Seperti yang diketahui, ruang terbuka (open spaces) merupakan ruang yang direncanakan karena kebutuhan akan tempat-tempat pertemuan dan aktivitas bersama di udara terbuka. Secara teoritis yang dimaksud dengan ruang terbuka (open spaces) adalah ruang yang berfungsi sebagai wadah untuk kehidupan manusia, baik secara individu maupun berkelompok, serta wadah makhluk lainnya untuk hidup dan berkembang secara berkelanjutan (UUPR no.24/1992).

Taman Desa karangrejo berorientasi dengan kebutuhan warga yang cenderung mengisi waktu senggang di sore hari untuk bersantai ria duduk-duduk sambil berselfi di lingkungan taman desa.

Itu merupakan gambaran kecil dari geliat masyarakat pedesaan di Demak yang membutuhkan hiburan ala kadarnya. Mereka rela keluar daerah hanya untuk mendapatkan hiburan dan kebahagiaan hati, walaupun sedikit. Pikirkan pula bagaimana warga dari desa lainnya. Bukankah mereka juga seperti warga desa di Demak pada umumnya, yang membutuhkan taman.

Untuk itu, bertekad untuk dapat menyediakan minimal satu ruang terbuka publik (berupa taman) di desa. Tidak perlu mewah-mewah, yang penting warga desa memiliki ruang terbuka publik untuk kegiatan di luar ruangan.

Tinggalkan Balasan